Selasa, 17 November 2015

Teror di Paris, Dirasakan Rakyat Suriah Setiap Hari

Teror di Paris, Dirasakan Rakyat Suriah Setiap Hari

Selasa, 17 Nov 2015 - 12:08 WIB 32

batampos.co.id –  Kepala sayap politik gerakan Islam Ahrar Syam, Muhammad Al-Shami, mengatakan bahwa teror bom, penembakan, dan penyanderaan, yang menewaskan warga sipil di Paris adalah sama dengan yang membunuh rakyat Suriah setiap hari dan memiliki sumber yang sama: rezim Asad dan produknya – yaitu kelompok ISIS. Demikian   dilansir  ElDorar AlShamia, Minggu (15/11).

Pernyataan itu diterbitkan di akun resminya di Twitter. Ia mengatakan bahwa Paris tidak akan menjadi korban terakhir bagi Bashar Asad yang telah mengancam masyarakat internasional untuk mengekspor terorisme itu, menunjuk kepada keterlibatan Asad bersama dengan layanan keamanan Iran dan Irak membentuk organisasi ISIS, yang digunakan sekarang dalam rangka untuk mempromosikan dirinya sebagai pejuang terorisme.

Al-Shami mengatakan, “mengalahkan Daesh (ISIS) tidak akan tercapai oleh cara-cara militer dan keamanan, Daesh adalah sebuah proyek intelektual dan sosial dan tidak akan dikalahkan kecuali hanya oleh sebuah proyek alternatif yang dipimpin oleh mayoritas di Suriah. Kebijakan internasional yang gagal dalam perang melawan Daesh memberikan lahan subur kepada Daesh untuk menyebarkan ideologinya dan merekrut lebih banyak penjahat di dalam dan di luar Suriah.”

Banyak faksi revolusioner Suriah yang dipimpin oleh Jaisyul Islam, Ajnad Syam dan Jabhat As-Syamiyyah mengeluarkan pernyataan bersama di mana mereka mengutuk serangan Paris. (eramuslim)

Senin, 16 November 2015

Jokowi Kecam Serangan Bom Paris, Bagaimana Dengan Suriah dan Palestina?

Jokowi Kecam Serangan Bom Paris, Bagaimana Dengan Suriah dan Palestina?

16 Nov 2015

Presiden Jokowi terhadap bom Prancis tetapi seakan tidak menganggap ada masalah di Suriah dan Palestina dipersoalkan berbagai pihak tak terkecuali Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Tetapi memang patut dipertanyakan kalau dengan Prancis Jokowi langsung menyatakan bela sungkawa dan mengutuk pelakunya, mengapa untuk Suriah dan negeri muslim lainnya yang nyata-nyata diperangi amerika, Prancis, Rusia dan sekutunya, demikian pula tindakan brutal penjajah Yahudi di Palestina, Jokowi diam saja?” ungkap Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Rokhmat S Labib kepada mediaumat.com, Senin (16/11) melalui telepon selular.

Kalau di Prancis itu kan hanya sekali-kali, kalau di Suriah itu setiap hari. Pesawat Rusia juga terus-terusan membombardir, targetnya ngawur, yang kena ya warga sipil tak berdosa. “Tidak sedikit anak-anak dan perempuan tak berdosa menjadi korbannya, bahkan bukan hanya ratusan tetapi ratusan ribu kaum Muslimin dibantai Amerika dan sekutunya,” beber Rokhmat.

Jangan jauh-jauh dengan yang di Suriah, dengan nasib umat Islam yang dibantai di Myanmar saja Jokowi diam. “Maka apa yang dilakukan Jokowi itu patut dipertanyakan solidaritas dia terhadap sesama Muslim. Mengapa kepada orang-orang kafir begitu pedulinya tetapi kepada sesama Muslim tak nampak rasa kepeduliaannya?” ungkap Rokhmat.

Padahal, “Hancurnya dunia lebih ringan di sisi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang Muslim,” tegasnya mengutip hadits riwayat an-Nasâ`i dan at-Tirmidzi.
Rokhmat pun memprediksikan, ini sebagai sinyal untuk menggairahkan kembali perang melawan terorisme versi Amerika. Karena Jokowi —sebagaimana pendahulunya— selalu latah mengikuti apa maunya Amerika. “Lagi-lagi Islam yang dituduh, umat Islam yang jadi korban,” pungkasnya.[]  Joko Prasetyo

Kamis, 12 November 2015

Hukum Memilih Pemimpin Kafir

Terdapat banyak dalil yang melarang memilih orang kafir sebagai pemimpin. Diantaranya,

Firman Allah,

وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا

“Allah tidak akan memberikan jalan kepada orang kafir untuk menguasai kaum mukminin.” (QS. an-Nisa: 141).

Al-Qadhi Ibnul Arabi mengatakan,

إنَّ الله سبحانه لا يَجعل للكافرين على المؤمنين سبيلاً بالشَّرع، فإن وجد فبِخلاف الشرع

Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak akan menjadikan orang kafir untuk menguasai kaum mukminin secara aturan syariat. Jika itu terjadi, berarti menyimpang dari aturan syariat. (Ahkam al-Quran, 1/641)

Allah juga berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah rasul-Nya dan ulil amri diantara kalian.” (QS. an-Nisa: 59)

Kalimat ‘min-kum’ yang artinya diantara kalian, maknanya adalah diantara kaum muslimin. Sehingga, mereka tidak boleh memilih pemimpin non-muslim.

Ketika menafsirkan surat Ali Imran ayat 118, Al-Qurthubi mengatakan,

نَهى الله المؤمنين بِهذه الآية أن يَتَّخِذوا من الكُفَّار واليهود وأهل الأهواء دُخلاءَ ووُلَجاء يُفاوضونهم في الآراء، ويُسندون إليهم أمورَهم

Allah melarang kaum mukminin, berdasarkan ayat ini untuk memilih orang kafir, orang yahudi, dan pengikut aliran sesat untuk dijadikan sebagai orang dekat, orang kepercayaan. Menyerahkan segala saran dan pemikiran kepada mereka dan menyerahkan urusan kepada mereka. (Tafsir al-Qurthubi, 4/179).

Ulama Sepakat, Memilih Pemimpin Kafir, Dilarang

Ulama sepakat, memilih pemimpin kafir hukumnya terlarang.

Al-Qadhi Iyadh mengatakan,

أجمع العلماءُ على أنَّ الإمامة لا تنعقد لكافر، وعلى أنَّه لو طرأ عليه الكفر انعزل

Para ulama sepakat bahwa kepemimpinan tidak boleh diserahkan kepada oranng kafir. Termasuk ketika ada pemimpin muslim yang melakukan kekufuran, maka dia harus dilengserkan. (Syarah Sahih Muslim, an-Nawawi, 6/315).

Ibnul Mundzir mengatakan,

إنَّه قد “أجمع كلُّ مَن يُحفَظ عنه مِن أهل العلم أنَّ الكافر لا ولايةَ له على المسلم بِحال

Para ulama yang dikenal telah sepakat bahwa orang kafir tidak ada peluang untuk menjadi pemimpin bagi kaum muslimin apapun keadaannya. (Ahkam Ahlu Dzimmah, 2/787)

Al-Hafidz Ibnu Hajar bahkan memberikan keterangan lebih sangar,

إنَّ الإمام “ينعزل بالكفر إجماعًا، فيَجِب على كلِّ مسلمٍ القيامُ في ذلك، فمَن قوي على ذلك فله الثَّواب، ومَن داهن فعليه الإثم، ومن عَجز وجبَتْ عليه الهجرةُ من تلك الأرض

Sesungguhnya pemimpin dilengserkan karena kekufuran yang meraka lakukan, dengan sepakat ulama. wajib kaum muslimin untuk melengserkannya. Siapa yang mampu melakukan itu, maka dia mendapat pahala. Dan siapa yang basa-basi dengan mereka, maka dia mendapat dosa. Dan siapa yang tidak mampu, wajib baginya untuk hijrah dari daerah itu. (Fathul Bari, 13/123)

Fatwa-fatwa yang disampaikan para ulama di atas, berdasarkan hadis dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu,

بَايَعَنَا عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي مَنْشَطِنَا وَمَكْرَهِنَا وَعُسْرِنَا وَيُسْرِنَا وَأَثَرَةً عَلَيْنَا وَأَنْ لَا نُنَازِعَ الْأَمْرَ أَهْلَهُ إِلَّا أَنْ تَرَوْا كُفْرًا بَوَاحًا عِنْدَكُمْ مِنْ اللَّهِ فِيهِ بُرْهَانٌ

“Kami berbaiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu mendengar dan taat kepada pemimpin, baik dalam suka maupun benci, sulitan maupun mudah, dan beliau juga menandaskan kepada kami untuk tidak mencabut suatu urusan dari ahlinya kecuali jika kalian melihat kekufuran secara nyata dan memiliki bukti yang kuat dari Allah.” (Muttafaq ‘alaih)

----
catatan

dikutip dari sebagian artikel pada:
KonsultasiSyariah.com

Menyingkap Peran dan Kepahlawanan Umat Islam Dalam Sejarah

Menyingkap Peran dan Kepahlawanan Umat Islam Dalam Sejarah http://www.hizbut-tahrir.or.id/2015/11/12/menyingkap-peran-dan-kepahlawanan-umat-islam-dalam-sejarah/

PERBANDINGAN IDEOLOGI

<p>
<strong></strong><br /><br /><a href=''><img src='http://thumbnails.visually.netdna-cdn.com/perbandingan-3-ideologi-islam-kapitalisme-dan-sosialisme_52e8f35ed5ac1_w1500.jpg' alt="Perbandingan 3 Ideologi: Islam, Kapitalisme, dan Sosialisme" Title='Perbandingan 3 Ideologi Besar di Dunia: Islam, Kapitalisme, dan Sosialisme' width='540px' border='0' /></a></p>
<br>Source: <a href="http://1shaf.com/">1Shaf.com</a>. Credits to the <a href="http://www.danisiregar.com/">@DaniSiregar</a>.
<p>
<strong></strong><br /><br /><a href=''><img src='http://thumbnails.visually.netdna-cdn.com/perbandingan-3-ideologi-islam-kapitalisme-dan-sosialisme_52e8f35ed5ac1_w1500.jpg' alt="Perbandingan 3 Ideologi: Islam, Kapitalisme, dan Sosialisme" Title='Perbandingan 3 Ideologi Besar di Dunia: Islam, Kapitalisme, dan Sosialisme' width='540px' border='0' /></a></p>
<br>Source: <a href="http://1shaf.com/">1Shaf.com</a>. Credits to the <a href="http://www.danisiregar.com/">@DaniSiregar</a>.